Brahma, Wisnu, dan Siwa kerap dibahas bersama bukan karena peran mereka sama. Dalam gagasan Trimurti, ketiganya mewakili penciptaan, pemeliharaan, dan peleburan—fungsi yang menggambarkan tata kerja alam semesta [1].
DEWA4D: Mengapa Brahma, Wisnu, dan Siwa kerap dibahas sebagai satu kesatuan?
Peran berbeda dalam satu kerangka
Dalam penjelasan umum tentang Trimurti, Brahma berperan sebagai pencipta, Wisnu sebagai pemelihara, dan Siwa sebagai pelebur [1]. Pembagian ini membuat masing-masing nama menunjuk pada fungsi yang berbeda, sementara ketiganya tetap dibahas dalam satu kerangka.
Kesatuan pada sumbernya
Perbedaan tugas tidak berarti esensinya dipahami sebagai tiga hal yang sepenuhnya terpisah. Dalam gagasan Trimurti, Brahma, Wisnu, dan Siwa dipahami sebagai manifestasi dari pribadi yang satu, yaitu Brahman [1]. Dengan demikian, kesatuan yang dimaksud terletak pada sumber yang dirujuk bersama, bukan pada penyamaan peran.
Simbol Om memberi gambaran ringkas tentang hubungan tersebut. Fonem A, U, dan M masing-masing dikaitkan dengan penciptaan, pemeliharaan, dan peleburan; ketiganya merujuk kepada Brahman [1]. Tiga fungsi tetap dibedakan, tetapi dirangkum dalam satu lambang dan satu rujukan.
Sumber
- [1] Wikipedia bahasa Indonesia — Trimurti. https://id.wikipedia.org/w/index.php?oldid=29759663&title=Trimurti (diakses 2026-10-02).